Make your own free website on Tripod.com

Gontor 7
Kian Dapat Kepercayaan dari Masyarakat

Pondok Modern Gontor 7 “Riyadhatul Mujahidin” Pudahoa, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, adalah salah satu cabang Pondok Modern Gontor di Indonesia Timur, hasil kerjasama dengan Pemda Sultra memasuki tahun kedua. Di usianya yang masih sangat muda, Gontor 7 banyak mendapatkan sambutan dan kepercayaan dari pemerintah daerah khususnya, dan masyarakat Sulawesi Tenggara pada umumnya. Hal tersebut tampak dari lonjakan jumlah santri di tahun kedua dan beberapa kegiatan kemasyarakatan yang dilaksanakan di Gontor 7, antara lain penataran da’i dan pimpinan pesantren se-Sulawesi Tenggara, pengajian umum masyarakat sekitar, pelatihan kerajinan meubel kayu, dan kunjungan para pejabat termasuk Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, S.H. ke kampus Gontor 7.

Kepercayaan yang cukup besar ini merupakan satu kesyukuran bagi Pondok Modern Gontor, sekaligus merupakan suatu amanah untuk berbuat lebih baik dalam pengembangan pondok di masa yang akan dating.

Jumlah santri di Pondok Modern Gontor 7 tahun ini, meningkat sebesar 300 % lebih, dari 50 santri pada tahun pertama, menjadi 180 santri pada tahun ajaran 2003-2004.

Pondok Modern Gontor 7 yang diresmikan pengelolaannya oleh Wakil Presiden Republik Indonesia DR. H. Hamzah Haz pada tanggal 25 September 2002, cabang ini terus berupaya meningkatkan kualitas kegiatan akademis dan non akademisnya agar dapat mesejajarkan diri dengan berbagai kemajuan yang dicapai oleh PDMG, pusatnya.

Kegiatan Akademis

  1. Ujian Masuk Gelombang I

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 21 Juli 2003, diikuti oleh 138 orang calon pelajar. Adapun hasilnya adalah: 52 siswa lulus, 25 siswa lulus bersyarat, dan 61 siswa mengulang seluruh materi ujian. 

  1. Pengajaran Reguler KMI

Kegiatan ini di peruntukkan bagi calon pelajar yang lulus dalam ujian masuk gelombang I, dengan kurikulum yang sama denga kurikulum KMI Gontor 1. sedangkan bagi capel yang lulus bersyarat dan yang mengulang seluruh materi ujian, diberikan pelajaran KMI dengan penyesuaian prioritas kekurangan siswa dalam pelajaran al-Qur’an dan Imla’ serta paket pelajaran sore.

  1. Pengajaran al-Qur’an dengan Metode Iqra’

Kegiatan ini diperuntukan bagi calon pelajar yang belum dapat membaca Al-Qur’an dengan baik sebagai persiapan menghadapi ujian masuk KMI

KEADAAN SISWA DAN GURU

Jumlah siswa KMI Gontor 7 “Riyadhatul Mujahiddin” sebanyak 180 siswa. Sedangkan jumlah gurunya sebanyak 15 orang. Di samping sebagai guru, mereka juga menjadi pembimbing santri dalam kegiatan non akademis.

DATA SISWA KMI GONTOR 7
Kelas
Jumlah

1 B

27 siswa

1 C

33 siswa

1 D

29 siswa

1 E

24 siswa

1 Int.

21 siswa

2 B

29 siswa

2 C

14 siswa

3 Int.

3 siswa

Jumlah

180 siswa

DATA SISWA MENURUT DAERAH
Asal Daerah
Jumlah

Kota Kendari

91 siswa

Kab. Kendari

32 siswa

Kab. Buton

5 siswa

Kab. Kolaka

5 siswa

Kec. Landono

18 siswa

Kec. Tinanggea

7 siswa

Kota Raha

3 siswa

Ds. Pudahoa

9 siswa

Wawoni’I

3 siswa

Kec. Unaaha

6 siswa

Sulawesi Tengah

1 siswa

Jumlah

180 siswa

             Pada tahun ajaran 2002-2003 ini KMI Gontor 7 menyelenggarakan beberapa kegiatan penting, antara lain :

1.      Ujian Akhir Tahun

a.       Ujian Syafahi/ Lisan selama 3 hari, 13 Rabiul Awwal 1424/17 Mei 2003 s/d 17 Rabiul Awwal 1424/19 Mei 2003.

b.      Ujian Tahriri/ Tulis selama 8 hari, 19 Rabiul Awwal 1424/21 Mei 2003 s/d 27 Rabiul Awwal 1424/ 29 Mei 2003.

2.      Penerimaan siswa baru KMI dari 1 Juni 2003 sampai dengan 20 Juli 2003.

3.      Mengadakan Ujian Masuk KMI yang dimulai dengan ujian lisan dari tanggal 12 Juli 2003 sampai dengan  tanggal 19 Juli 2003 selama 1 minggu dilanjutkan ujian tahriri (‘tulis’) pada tanggal 21 Juli 2003.

Kegiatan Non Akademis

Pengasuhan Santri

Pondok Modern Gontor 7 sebagaimana pondok cabang lainnya, tidak pernah sepi dari kegiatan yang di koordinir oleh pengasuhan santri, beberapa kegiatan non akademis yang diselenggarakan di bawah pengawasan pengasuhan santri tersebut antara lain:

1.      Dimulainya tindakan kepada santri yang  melanggar seperti : bentengkar, terlambat datang ke Pondok dengan cukur ABRI dan gundul.

2.      Kepramukaan dan perkemahan Muharram.

3.      Muhadharah Bahasa Arab, Inggris, dan  Indonesia

4.      Lari pagi hari Selasa dan Jum’at serta senam dua minggu sekali.

5.      Melibatkan santri dalam beberapa kegiatan penting seperti; bagian penerangan, MC dan Qori’ dalam acara-acara, dan Mu’adzin atau Bilal hari Jum’at dan hari-hari biasa.

6.      Tau’iyah diniyah (mau`idhoh hasanah) disampaikan oleh Bapak Guru sehabis sholat subuh pada hari Sabtu dan insidental setelah Maghrib.

7.      Penugasan kepada santri yang sudah dewasa untuk menjadi penanggung jawab di rayon untuk membantu jalannya disiplin rayon seperti: kebersihan, kerapian, keindahan kamar, dan lain-lain

8.      Pemilihan ketua rayon Aligarh, al-Azhar, Santiniketan, Syanggit beserta pengurus-pengurusnya.

9.      Mengadakan Gontor 7 Cup.

10.  Mengadakan Lomba Pidato tiga bahasa.

11.  Mengadakan Perkemahan Muharram selama tiga hari, dihadiri oleh Ibu Marwah Daud Ibrahim.

12.  Mengadakan pertemuan wali santri menjelang liburan akhir tahun.

13.  Melibatkan santri kelas tiga Intensif dan kelas dua dalam panitia bulan Juni-Juli sekaligus sebagai Panitia Penerimaan Siswa Baru.

14.  Menentukan jadwal pembaca al-Qur’an  di masjid

15.  Mengadakan kegiatan kepramukaan, muhadharah, serta menentukan jadwal pembina pramuka.

16.  Mengadakan pemotongan hewan qurban dari FMSA berupa 2 sapi, dan dari panitia dauroh berupa 1 sapi, serta 2 kambing hasil swadaya masyarakat pada tanggal 10 Dzulhijjah 1423

17.   Menyelenggarakan silaturrahim Keluarga Besar Pondok Modern Gontor dengan Bapak Gubernur Sultra di kampus Gontor 7.

18.  Mengikuti lomba gerak jalan se-kecamatan Landono dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-58, dan berhasil keluar sebagai juara 1.

19.  Pelatihan Kerajinan Meubel Kayu oleh Balai Latihan Kerja, dinas tenaga kerja selama 1 bulan.

20.  Mengikuti lomba MTQ se-kabupaten Kendari, dan berhasil keluar sebagai juara 1 untuk lomba Qiro’ah Tartil al-Qur’an, dan menjadi utusan untuk tingkat propinsi di Raha.

Penataran Pimpinan Pesantren

            Pondok Modern Gontor 7 Riyadhatul Mujahiddin Pudahoa menjadi penyelenggara “Penataran Intensif Ilmu-ilmu Syariah untuk Pimpinan Pesantren dan Da’i se- Sulawesi Tenggara”. Acara tersebut dilaksanakan selama 1 minggu, 9 – 15 Januari 2003, diikuti oleh 50 peserta.

Bertindak sebagai penatar adalah da’i Atase Agama Kedutaan Saudi Arabiyah di Jakarta, mereka itu adalah :

1.      Prof. KH. Ali Musthafa Yakub, MA. (Jakarta)

2.      KH. Muhammad Muqoddas, MA. (Yogyakarta)

3.      H. Sofwan Tsauri, Lc. (semarang)

Kegiatan ini menelan biaya 20 juta rupiah bantuan dari Atase Agama Saudi Arabia di Jakarta.

Kegiatan Kemasyarakatan

1.      Khutbah Jum’at di masjid-masjid se-kecamatan Landono

2.      Bekerjasama dengan Departemen Agama dalam mendirikan majelis ta’lim di desa yang belum ada.

3.      Mengajar membaca al-Qur’an dengan sistim iqro’ pada masyarakat Pudahoa dan desa Mulyasari serta desa-desa lainnya.

4.      Mengadakan pembinaan keagamaan di sekolah-sekolah sekitar.

5.      Mengadakan silaturrahim guru dengan anggota IKPM cabang Makasar pada liburan akhir tahun.

6.      Ceramah di majelis ta’lim di desa-desa se-kecamatan Landono.

7.      Ceramah Peringatan hari-hari besar Islam.

Sarana dan Prasarana

Maintenance

         1.         Pelebaran dan renovasi tempat diesel

         2.         Renovasi dapur santri

         3.         Pembuatan Instalasi listrik baru

         4.         Penutupan ventilasi angin di gedung al-Azhar, Aligarh, Santiniketan dengan triplek dan kain kasa.

         5.         Perluasan dapur

         6.         Penempatan koperasi di samping ruang kelas

Perkebunan

         1.         Penanaman sayur mayur dan agrobisnis di atas tanah seluas 2 hektar

         2.         Pembibitan pohon kelapa sebanyak 300 bibit

         3.         Penanaman pohon kelapa sebanyak 160 bibit

         4.         Pembibitan coklat sebanyak 166 bibit

         5.         Penanaman pohon pisang sebanyak 30 bibit
Sarana dan Bangunan Baru

Bangunan baru terdiri  dari 7 unit dengan perincian sebagai berikut :

1.      Dapur

a.       Perluasan bangunan dapur :

·        Sebelah kanan           luas 9 X 8 m

·        Sebelah kiri               luas 9 X 8 m

·        Sebelah belakan        luas 4 X 8 m

b.      Bangunan lama luas 12 X 8 M

2.      Bangunan rumah guru sebanyak 2 unit berukuran 32 x 10 m

3.      Bangunan baru asrama santri

Bangunan baru sebanyak 2 unit, 8 ruangan, berukuran 32 x 10 m.

4.      Bangunan baru kamar mandi / WC, sebanyak 2 unit, masing – masing dengan ukuran 18 X 5 m

5.      Bangunan baru ruang kelas sejumlah 1 unit, 3 ruang seluas 30 x 9 m

6.      Papan nama tembok permanen seluas 5 x 1,5 m

7.      Parit sepanjang 500 meter.

 Fasilitas lain

          1.         Tanah yang sudah bersertifikat 300 hektar.

         2.         200 buah almari santri

         3.         200 buah kasur santri serta sepreinya

         4.         Lapangan sepak bola baru di depan gedung pertemuan

 

KEMBALI KEAWAL
 | Berita Keluarga | Kader Pondok Modern | Tamu Pondok Modern | Aneka Ragam |

Copyright©Darussalam Press 2003

Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo Jawa Timur Indonesia

Phone: (0352) 311739

Webmaster Husain Yapono Email: husyap@yahoo.com