Make your own free website on Tripod.com


KONTINGEN GONTOR PUTRI RAIH BADGE AWARD
DI JAMBORE DUNIA XX DI THAILAND

Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1 kini menapaki usianya yang ke-13. Pada usia yang masih muda itu, Gontor Putri 1 telah dihuni oleh sekitar 2982 orang santriwati dan 311 guru. Gontor Putri 1 Mantingan setiap tahun didatangi tidak kurang dari 1000 calon siswi yang mendaftarkan diri, baik dari lulusan SD/MI, maupun SLTP/MTs dan SLTA/MA. Jumlah tersebut telah mampu diatasi dengan berdirinya Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 2 dan 3, beberapa tahun lalu ini. Sehingga, aktivitas santriwati tahun ini bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Kegiatan Akademis KMI

Seiring dengan bertambahnya usia Gontor Putri 1, diikuti pula bertambahnya kepercayaan masyarakat terhadap eksistensinya. Dalam pada itu, Kulliyatu-l-Mu`allimat al-Islamiyiah (KMI) Gontor Putri 1 juga meningkatkan kegiatan pendidikan dan pengajarannya. Para asatidz dan ustadzat (‘tenaga pengajar’) pun berupaya mencurahkan segala kemampuannya dengan mengadakan berbagai macam kegiatan, baik harian, mingguan, bulanan, tengah tahunan, maupun tahunan.

Keadaan Guru dan Siswi KMI

Pada awal tahun ajaran baru, guru KMI berjumlah 348 orang yang terdiri dari 21 orang guru pria dan 327 guru wanita. Pada akhir tahun, jumlah tersebut berkurang menjadi 324 orang (20 orang guru pria dan 304 orang guru wanita), oleh karena beberapa sebab, seperti melanjutkan studi keluar negeri, atau sebab lainnya.

Adapun jumlah siswi KMI pada awal tahun ajaran baru adalah 3235 siswi. Namun di tengah perjalanan pendidikan mereka, ada beberapa siswi yang pulang karena masalah keluarga, sakit, dan lain-lain, sehingga jumlah tersebut berkurang menjadi 2887.

DATA SISWI KMI

 

Kelas

Jumlah

1

331

I Intensif

292

2

454

3

338

3 Intensif

407

4

207

5

493

6

365

Jumlah

2887

Aktivitas KMI

Dalam upaya melaksanakan program sanah jiddiyah (tahun kesungguhan) dan meningkatkan kualitas siswi dalam kegiatan belajar-mengajar, KMI Gontor Putri 1 melaksanakan kegiatan harian, seperti: kontrol disiplin masuk kelas, pengecekan persiapan mengajar guru, Naqdu al- tadris (‘evaluasi mengajar’), kontrol asrama/rayon, belajar malam terpimpin, dan kegiatan keliling malam.

Untuk kegiatan mingguan KMI, antara lain: mengadakan pertemuan guru setiap hari Kamis yang bertujuan menyamakan persepsi dan langkah dengan mengevaluasi kegiatan seminggu sebelumnya yang disampaikan oleh Pengasuh dan Direktur KMI.

Adapun kegiatan tengah tahunan KMI antara lain:

1.       Ulangan Umum

Ulangan umum pertengahan tahun pertama dilaksanakan pada tanggal 8 – 11 Maret 2003, sedangkan pertengahan tahun kedua dilaksanakan pada tanggal 19 – 22 Juli 2003

2.       Ujian Pertengahan Tahun

Salah satu kewajiban suatu lembaga adalah mengadakan evaluasi hasil belajar siswa. Maka KMI Gontor Putri juga mengadakan evaluasi hasil belajar pada pertengahan tahun pertama yang terdiri dari ujian lisan yang dilaksanakan pada tanggal 17 s/d 26 April 2003 dan ujian tulis pada tanggal 28 April s/d 8 Mei 2003

3.       Ujian Akhir Tahun

Rutinitas kegiatan belajar secara formal siswi kelas I – V berakhir pada ujian akhir tahun, yang terdiri dari ujian lisan, dilaksanakan 20 - 29 September 2003, dan ujian tulis pada 1 - 12 Oktober 2003. Berakhirnya ujian akhir tahun ditandai dengan tasyakuran, pengarahan, dan pesan-pesan yang berkenaan dengan acara liburan. Sebelum acara perpulangan liburan, para santriwati masuk kelas untuk pembacaan Wardun serta pembagian raport mental oleh wali kelas masing-masing.

4.       Fathul Kutub
Sebagaimana di PMDG 1, siswi kelas V dan kelas VI juga mengikuti kegiatan Fathul Kutub. Dalam kegiatan ini masing-masing peserta membahas 4 materi permasalahan, yakni fiqih, tafsir, aqidah, dan hadits. Kemudian, hasilnya dipresentasikan dalam diskusi kelompok. Tiap kelompok dibimbing oleh dua orang guru pembimbing tetap. Kegiatan ini diakhiri dengan penulisan kesan dari masing-masing peserta selama mengikuti Fathul Kutub.

5.       Ujian Akhir Kelas VI Gelombang I
Karena banyaknya jumlah mata ujian yang harus ditempuh, ujian kelas VI dibagi menjadi dua gelombang, pertama dan kedua. Pada tanggal 14 – 19 Mei 2003, dilaksanakan Ujian Gelombang Pertama, ujian tulis saja. Yang diujikan meliputi seluruh materi yang tidak dipelajari lagi di kelas VI, seperti Sosiologi, Ilmu Faraid, Biologi, Tarikh Islam, Imla`, dll. Waktu ujian bertepatan dengan masa liburan pertengahan tahun bagi kelas I – V.

6.       Karantina kelas VI
Agar lebih berkonsentrasi dalam menghadapi ujian Akhir Gelombang II, dilakukan karantina bagi para siswi kelas VI. Manfaat lain dari program ini adalah terpupuknya rasa kebersamaan di antara siswi kelas VI yang sebelumnya mereka berbeda kelas.

7.       ‘Amaliyatu al-Tadris (‘Praktek Mengajar’)
Tujuan utama didirikannya KMI Putri adalah mencetak guru agama Islam yang berkualitas. Untuk itu, setiap siswi akhir wajib mengikuti Amaliyatu al-Tadris. Di KMI Gontor Putri, Program ini berlangsung pada tanggal 24 Juli  – 14 Agustus 2003, di bawah bimbingan Direktur KMI, dibantu oleh guru-guru senior.

8.       Ujian Akhir Kelas VI Gelombang II
Setelah menempuh masa belajar dan diakhiri program Amaliyatu al-Tadris, para siswi kelas VI menempuh program Ujian Akhir Gelombang II, yang terdiri dari 2 macam ujian, yaitu ujian lisan yang dilaksanakan dari tanggal 16 Agustus – 1 September 2003, dan ujian tulis pada tanggal 3 – 17 September 2003

9.       Penulisan Karya Ilmiyah Kelas VI
Salah satu tugas yang harus dipenuhi setelah berakhirnya Ujian Akhir Gelombang II bagi kelas VI adalah penulisan paper bahasa Arab. Kegiatan ini untuk menindaklanjuti program Fathul Kutub, beberapa bulan sebelumnya. Topik tulisan adalah masalah-masalah aktual yang terjadi di masyarakat.

10.   Khutbatul Wada’
Setiap siswi kelas VI dalam kegiatan ini diwajibkan menulis dan membacakan khutbah dalam bahasa Arab. Isinya, lintas sejarah kehidupan siswi selama di Pondok, seperti suka duka dan pengalaman serta ucapan terima kasih kepada pondok dan seluruh asatidz dan ustadzat yang telah memberikan pendidikan dan pengajaran. Acara ini berlangsung pada tanggal 6 Ramadhan, dihadiri oleh Bapak Pengasuh, Bapak Direktur, beserta para guru.

11.   Khutbatul Ikhtitam
Yaitu khutbah perpisahan siswi kelas VI KMI yang dilaksanakan pada tanggal 6 Ramadhan. Acara ini dihadiri segenap jajaran di Pondok Modern Gontor, serta bapak Pimpinan Pondok, Ketua-ketua Lembaga, Pengasuh, dan Direktur KMI Gontor Putri. Kepada calon alumni disampaikan wejangan dan wasiat para pendiri Pondok Modern Gontor. Lewat tengah malam acara diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan kepada para Pimpinan Pondok dan Ketua Lembaga, serta penyerahan wakaf kepada pondok.

12.   Yudisium Kelas VI
Setelah khutbatul Ikhtitam, diadakan acara yudisium yaitu pengumuman hasil kelulusan siswi kelas VI pada pagi harinya, dilanjutkan dengan pembagian tempat pengabdian bagi mereka.

KEGIATAN NON AKADEMIS

Dalam rangka pembentukan mental dan kepribadian santriwati agar mampu berperan di berbagai bidang kehidupan, PMDG Putri 1 mengadakan beberapa kegiatan non akademis yang dikoordinir oleh Organisasi Pelajar Pondok Modern  (OPPM) di bawah kontrol dan pengawasan Pengasuhan Santri. Adapun kegiatan yang telah diadakan adalah antara lain:

Penyelenggaraan Beberapa Training

1.       Training Psikologi Khusus, yang diadakan oleh Mahkamah Pengurus OPPM maupun Mahkamah rayon se Darussalam;

2.       Penataran TKA/TPA dan BCM selama dua hari dengan mendatangkan tutor dari AMM Yogyakarta. Penataran, yang merupakan agenda tahunan Pengasuhan santriwati ini diikuti oleh siswi Kelas V, yang berjumlah 493 orang siswi;

3.       Training Keputrian, yang diikuti oleh siswi Kelas I – V, dengan materi, seperti hantaran Pengantin, pigura Photo, smook dan kerajinan tangan lainnya.

Gebyar Seni Darussalam

Pentas seni ini ditampilkan oleh santriwati kelas IV dan III Intensif, sebagai kegiatan rutin setiap tahun. Dalan agenda ini ditampilkan drama dari masing-masing angkatan dengan dua bahasa, Arab dan Inggris. Adapun tujuan penyelenggaraan acara ini adalah untuk menanamkan sportivitas, daya saing yang sehat, kebersamaan, dan kreasi dari masing-masing peserta.

Optimalisasi Kegiatan Rayon

Selain kelas, asrama juga merupakan media pendidikan dalam rangka pembinaan mental santriwati. Sadar akan hal itu, maka diambil langkah dan kebijakan positif, serta sarasehan dalam rangka realisasi tujuan tersebut. Dalam hal ini, terlibat aktif para guru, sebagai pembimbing kamar dan rayon, bekerjasama dengan kyai rayon yang terdiri dari asatidz, dalam mengontrol dan membimbing anggota rayon.

Bentuk Tim Kelas V dan VI

Mobilitas santriwati dalam kegiatan organisasinya dikelola oleh siswi Kelas V dan VI. Untuk penyamaan gerak langkah dan persepsi dalam alur organisasi di pondok maka dibentuk Tim Dinamisator kelas VI dan Tim Mediator untuk kelas V.

PENGASUHAN SANTRIWATI

   Adapun program kerja dan aplikasinya dalam bidang kepengasuhan santriwati, antara lain:

1.       Mengefektifkan pembinaan mental santriwati melalui jalur struktural dan non stuktural;

2.       Mengontrol kamar-kamar rayon pada waktu jam belajar formal, bekerjasama dengan Staf KMI dan BKSM;

3.       Memonitor gerak aktivitas pondok dari segala sisi melalui beberapa pihak (guru, wali kelas, pembimbing konsulat/rayon/pramuka/kamar, syaikhu al-mantiqah (kyai rayon), Majelis Pengontol Nilai-nilai Kepondokmodernan, dsb);

4.       Mengadakan rapat perencanaan dengan sektor-sektor pondok;

5.       Mengadakan pertemuan Konsulat dengan pembimbing Konsulat;

6.       Mengontrol jalannya pertemuan wali kelas dwi mingguan dan mingguan pembimbing kamar;

7.       Mengadakan pengabsenan siswi kelas V dan VI.

8.       Mengumpulkan dan mengevaluasi Tim Dinamisator kelas VI dan Tim Mediator kelas V;

9.       Mendata kuantitas santri dan data fisik di rayon;

10.   Mensosialisaskan tema besar tahunan “khusyu‘ dalam pelbagai gerak nadi kegiatan.”

ORGANISASI PELAJAR PONDOK MODERN (OPPM)

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan OPPM pada tahun ini adalah:

Penerbitan “Malda” dan “Cakrawala”

Salah satu upaya bagian Diskusi OPPM untuk melatih kejurnalistikan adalah melalui Malda dan penerbitan majalah Cakrawala. Dengan media ini diharapkan santriwati dapat mengaktualisasikan keahliannya dalam keilmiahan dan kreativitas dalam bidang jurnalistik. Bagian ini juga  merupakan koordininator & penggerak Forum Da‘wah Cerpenis Darussalam, yang bergerak dalam upaya menyegarkan da‘wah bi al-qalam, beranggotakan siswi kelas I sampai kelas VI.

Kursus Bina Pustaka

Pada awal Juli 2003 bagian Perpustaakn OPPM mengadakan Kursus Bina Pustaka, pesertanya dari siswi kelas I Intensif sampai kelas V. Setelah mengikuti kursus, mereka mengadakan kunjungan ke beberapa perpustakaan yang ada di Yogyakarta, guna mengetahui Administrasi dan pengelolaan perpustakaan yang standar.

Laboratorium Keputrian "Bidadari"

Dalam rangka menyalurkan minat dan bakat serta untuk memperkaya khazanah pengetahuan tentang berbagai macam ketrampilan dan hal-hal yang berkaitan dengan aktivitas keputrian, maka didirikan Laboratorium Keputrian “Bidadari”. Laboratorium yang memuat sarana dan prasarana dari perabot rumah tangga lengkap, buah karya tangan santri, butik berbagai jenis pakaian, dsb ini berlokasi di Gedung Iraq, dan telah diresmikan penggunaannya oleh istri Pengasuh Pesantri Putri 1. Di samping itu, diadakan pula pelbagai macam kursus untuk merealisasikan orientasi sosok muslimah yang sitti al-kull (wanita all raound).

English Corner

Program English Corner merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh bagian Penggerak bahasa OPPM bekerjasama dengan ustadzah pembimbing bahasa LAC, dalam rangka peningkatan kualitas bahasa Inggris santriwati. Program English Corner ini juga dilengkapi fasilitas yang memadai, seperti berbagai macam buku bacaan berbahasa Inggris, buku kamus, kamus elektrik, CD, dan VCD yang berisikan pelajaran/pelatihan/listening dan intertaiment.

KEGIATAN KEPRAMUKAAN

Raimuna Nasional VIII 2003

Untuk memperluas syiar Pondok Modern Gontor Putri serta membangun citra baik di mata masyarakat pada skala nasional dan internsional, di samping sebagai upaya meningtkan kualitas para andika pramuka serta memperluas wawasan dan pengalaman mereka, PMG Putri 1 mengintensifkan keikutsertaanya dalam beberapa event penting di dalam dan di luar negeri.

Pada tahun ini, Gontor Putri 1 mengirim kontingen yang terdiri dari 1 sangga Penegak dan 1 reka Pandega dalam pesta Raimuna Nasional VIII yang diikuti oleh pramuka Penegak dan Pandega dari seluruh Indonesia. Acara yang dilaksanakan di bumi perkemahan Taman Rama Shinta dalam area taman wisata Candi Prambanan, DI. Yogyakarta  tersebut berlangsung pada tanggal 8 – 17 Juli 2003.

Lomba Perkemahan Penggalang X Jawa Timur

Selain mengikuti pesta Raimuna Nasional VIII, Pondok Modern Gontor Putri 1 pada tahun ini juga mengirim 1 regu Penggalang dalam Lomba Perkemahan Penggalang se-Jawa Timur di area Universitas Negeri Malang pada tanggal 5 – 8 Juli 2003. Dalam lomba perkemahan yang bertema “Antipasi Narkoba di Kalangan Remaja” tersebut, utusan  PMG Putri 1 berhasil meraih Juara Harapan II.

LPK

Kegiatan Latihan Pengembangan Kepemimpinan (LPK) ini di selenggarakan pada tanggal 11 – 15 Agusrus 2003, yang diikuti oleh siswi kelas IV dan III Intensif, dengan total peserta 667 adika Penegak Laksana. Latihan ini dimaksudkan sebagai upaya peningkatkan kualitas, mencari metode praktis, berusaha menyesuaikan dengan kepentingan, serta pengembangan masyarakat pada umumnya.

Kursus Mahir Dasar

Kursus ini diselenggarakan bagi calon Pembina, yaitu para siswi Kelas V KMI tahun 2003, yang berjumlah 593. Acara KMD, yang bertempat di Bumi Perkemahan Gontor Putri 2. Tujuannya, memberi bekal pengetahuan dan ketrampilan, guna peningkatkan kemampuan para pembina pramuka dalam mengasuh anak didiknya, dan mengelola satuan agar kualitas kegiatan kepramukaan semakin meningkat.

LP3 Antar Gugusdepan Se-Darussalam

Lomba Pekemahan Penggalang/Penegak Putri, dalam rangka ikut menyemarakkan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy, merupakan salah satu sunnah PMDG. Tujuannya, memperlihatkan berbagai macam kegiatan kepramukaan yang ada di PMDG kepada seluruh santriwati, khususnya santriwati baru. Kegiatan ini berlokasi di Bumi Perkemahan Gontor Putri I, diselenggarakan tanggal 10 – 13 Januari 2003. Diikuti oleh utusan dari setiap Gugus Depan yang terdiri dari satu sangga dan satu regu.

Perayaan HUT Pramuka ke 42

Untuk meningkatkan kegiatan kepramukaan dan kualitas andika Pramuka, maka Koordinator Gugus Depan Gerakan Pramuka Gontor Putri 1 mengadakan kegiatan untuk menyalurkan bakat dan kreativitas para andika. Acara ini digelar pada Peringatan Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka yang ke-42 dan HUT Kemerdekaan Dirgahayu Republik Indonesia ke-58. Kegiatan yang digelar mengacu pada penyaluran talenta serta berunsur pendidikan kepramukaan. Kegiatan “Scouting Days” ini diselenggarakan pada tanggal 14 Agustus 2003, dengan tema “Meningkatkan Jiwa Ukhuwah dengan berkarya dalam Kegiatan Pramuka yang Khusyu‘”. Acara ini juga dimeriahkan dengan 16 macam perlombaan kepramukaan, disemarakkan oleh Pameran tiap-tiap Gudep. Puncak acaranya ditandai dengan upacara, pembagian hadiah, dan Demonstrasi Tower oleh Andalan Koordinator Gerakan Pramuka dan penyalaan api unggun oleh Dewan Kerja Koordinator.

Gontor Putri di Jambore Dunia XX di Thailand

Satu lagi catatan sejarah yang telah diukir oleh Gontor Putri, yaitu keikutsertaan kontingennya di kancah 20th International Jamboree di Thailand. Kontingen terdiri dari: Arifah, Editya Miranti, Syarifah, Mitha Putri, Gita Megarita, Maghifirah, Jessica Syntia Dewi, Abiya Abigail, Vicky Amalia, Zulfa, Mirna Ghaib Insani, Shiela Riezqia, Arif Yustiananda, Maulidyah Amalina Riezqi, Rahmi, Tanti Surya Ardani, Kartika Putri Karina, dan Dhoriefah Niswah el Fidaa. Mereka didampingi oleh seorang pembina pendamping, yaitu Drs. M. Ma`ruf Chumaidi dan 4 anggota International Service Team (IST), yaitu: M. Musyaffak, S. Ag., Fathul Bariyyah, Ajeng Kilas Warawati, dan Arin Priat Puji.

Diawali dengan kunjungan ke Bapak Pengasuh untuk mohon do`a restu mengawali langkah dan dilanjutkan dengan pelepasan kontingen disaksikan oleh seluruh santriwati Gontor Putri. Kontingen menuju Jakarta bertemu dengan seluruh kontingen Indonesia untuk menjalani proses karantina di Lembaga Pendidikan Kader Pramuka Nasional (LEMDIKANAS) selama 5 hari, yang kemudian dilepas oleh Ibu Presiden RI di Istana Negara.

Pada tanggal 27 Desember 2002 sekitar pukul 09.00 WIB dengan flight pesawat GA 822, kontingen bertolak meninggalkan Jakarta dan tiba di Airport Don Muang, Thailand sekitar pukul 11.15 WIB disambut oleh IKPM Cabang Thailand. Dengan menggunakan armada bus yang telah disediakan oleh panitia, kontingen langsung menuju ke Brunei Darussalam.

Opening Ceremony Jambore Dunia ini diadakan pada tanggal 28 Desember 2002, dan dibuka oleh Putra Mahkota Raja Bumboi Adulayadech. Kegiatannya meliputi : kegiatan kemanusiaan, kebudayaan, pengenalan teknologi mutakhir, lintas alam, dll. “Share our World, Share our Cultures”, itulah yang mewarnai berbagai kegiatan untuk persaudaraan seluruh anak manusia seantero jagad raya dalam kegiatan internasional tersebut.

Alhamdulillah, bekat keaktifan peserta, kontingen memperoleh International Award  yang berupa Badge Award. Prestasi lain yang patut disyukuri, yaitu terpilihnya lagu kontingen Gontor Putri sebagai lagu favorit sehingga diikutsertakan dalam acara Closing Ceremony.

Usai mengikuti kegiatan Jambore, kontingen bergabung dengan kontingen Gontor Putra melanjutkan perjalanan ke Malaysia dan Singapura dengan berkunjung ke tempat-tempat penting di kedua negara tetangga tersebut. Akhirnya, kontingen tiba kembali di tanah air, pada tanggal 16 Januari 2003.

PEMBANGUNAN

Kegiatan pembangunan, rehab, dan maintenance yang dilaksanakan Pesantren Gontor Putri 1 pada tahun ini adalah:

1.      Pembangunan 2 unit gedung untuk kelas.

2.      Pembangunan kamar mandi dan WC.

3.      Pembangunan Midho’ah (tempat wudlu)

4.      Rehab perumahan guru

5.      Rehab asrama; rayon Pakistan, al-Azhar, dan Santiniketan.

6.      Perluasan jalan.

7.      Perbaikan saluran air.

8.      Rehab kamar mandi.

9.      Rehab perumahan dosen Barat. 

Keseluruhan kegiatan tersebut menelan biaya sebesar Rp. 741.711.426,-.

Pembangunan Balai Pertemuan

Keluarga besan Pesantren Putri Gontor pada tahun ini bisa bernapas lega, karena cita-cita yang sejak awal-awal berdirinya Gontor Putri 1 untuk memiliki balai pertemuan, pada tahun ini akan tercapai. Hal ini berkaitan dengan telah dimulainya pembangunan Balai Pertemuan Gontor Putri 1 sejak tanggal …………..yang lalu, diawali dengan peletakan batu pertama oleh Bapak Taufik Kiemas yang datang ke Gontor Putri 1 bersama beberapa menteri.

Pembangunan Balai Pertemuan berukuran 70 m x 50 m dengan daya tampung 3500 orang ini, menurut rencana akan selesai pembangunannya dalam waktu 8 bulan, dan akan menelan biaya sebesar Rp. 4 milyar. Keseluruhan biaya tersebut disanggupi dan diusahakan oleh Bapak Taufik Kiemas, demikian kata Taufik Kiemas dalam sambutannya, sambil meyakinkan hadirin, bahwa hutang……….kepada Gontor sudah selesai jika pembangunan Balai Pertemuan ini telah selesai dan sudah ………resmikan.        

ANEKA RAGAM

BKSM

Adalah tanggungjawab Balai Kesehatan Santriwati Mantingan (BKSM) untuk menangani masalah kesehatan guru dan santri Gontor Putri. Di samping tugas rutinnya mengontrol kebersihan dan kesehatan rayon serta lingkungan pondok, BKSM juga mengadakan pengobatan dan preventifisasi penyakit di kalangan santri, pemberian nutrisi, penyuluhan tentang kesehatan, serta mengadakan kegiatan lain seperti seminar kesehatan yang bertema “Kesehatan Kulit”, dengan Keynote Speaker dr. Asnafiatuti, SKK. Selain itu, BKSM juga menjalin kerjasama dengan berbagai instansi terkait seperti optic, apotik, Puskesmas Mantingan, dan rumah sakit yang ada di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.   

“Annisa La Tansa” Tailor

“Annisa La Tansa” taylor adalah salah satu unit usaha pondok yang bergerak di bidang konveksi pakaian dan yang menyuplai banyak kebutuhan pakaian mulai dari kerudung, seragam santri dan guru, serta pakaian biasa.

Pada tanggal 26 – 30 Januari 2003, unit usaha ini telah mengikuti Gelar Potensi Industri Pondok Pesantren se-Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Departemen Industri dan Perdagangan Jawa Timur, bertempat di Yayasan Raudhatul Ummah Sidoarjo. Ternyata, kegiatan unit usaha ini mendapat respon bagus dari beberapa pihak, bahkan tiga kali pernah mendapatkan bantuan 22 unit mesin jahit dari Deperindag, kemudian ditambah 15 unit, dan terakhir, berupa seperangkat alat press minuman dan alat pembuatan tempe.

Wisma La Tansa Gontor Putri

Pembangunan Wisma La tansa di atas tanah seluas 0,5 ha di lingkup area Kampus Gontor Putri 1 merupakan alternatif penginapan tamu dan wali santri, selain ruang tamu yang telah disediakan dan difasilitasi oleh pondok. Jumlah kamar yang di sewakan sampai saat ini berjumlah 24 kamar standar dengan tarif kelas I Rp 50.000,-, kelas II Rp 40.000,-, kelas III Rp 30.000, dan 3 kamar umum di area Masjid Al Hikmah Sarinah Rp 15.000/bed.

Darussalam Computer Center (DCC)

Perkembangan era teknologi mutakhir dengan berbagai penemuan, menuntut Pesantren Putri Gontor untuk berpartisipasi aktif. Salah satunya adalah fasilitas komputer, yang merupakan kebutuhan signifikan. Patut disyukuri, sebagai  pusat komputer, DCC telah mampu memainkan perannya sebagai berikut:

1.       Mengadakan kursus computer

2.       Membuka warung internet

3.       Membuka Rental computer

Saat ini, unit komputer yang dikelola DCC berjumlah 93 unit.

Wartel Gontor Putri

Alhamdulillah, bertambahnya bilangan masa, bertambah pula sarana wartel yang ada di Gontor Putri 1, terutama setelah mendapat bantuan dari Divisi Regional V Telkom Surabaya, berupa pemasangan 46 jaringan telepon extension. Saat ini, di Gontor Putri 1 terdapat 4 unit Wartel, yaitu Wartel Gontor Putri, Wartel Syanggit, Wartel Al-Jazair, dan Wartel Kairo, kesemuanya berjumlah 22 Kamar Bicara Umum (KBU) dan mengerahkan 24 orang ustadzah sebagai pengelola.

TAMU YANG BERKUNJUNG

Beberapa tamu yang berkunjung ke PMG Putri 1 selama tahun 2003 ini adalah:

1.       Ibu Ratih Sanggar Wati, Jakarta

2.       Dr.Azra Razaq, India

3.       Tamu rombongan dari Singapura

4.       Kwartir Nasional Jakarta

5.       Badan Wakaf PMDG

6.       Departemen Pendidikan Nasional Cabang Semarang

7.       Rombongan Bapak Taufik Kiemas beserta beberapa menteri Kabinet Gotong Royong

8.       Rombongan Koperasi Pusat Jakarta

9.       Rombongan Prasarjana STAIN Malang

10.   Bapak Prof. Dr. Nurcholish Madjid

11.   Rombongan dari Ponpes Al-Ikhlas Sulawesi

12.   Rombongan Ponpes Darunnajah Jakarta

13.   Rombongan Ponpes Nurul Ikhlas Padang Panjang

14.   Rombongan Ponpes NTB

15.   Rombongan Ponpes Al-Mukmin Ngruki Surakarta

16.   Rombongan Ponpes Darel Qalam Banten

17.   Rombongan Ponpes Bahrul ‘Ulum Jombang

18.   Rombongan Ponpes Diniyah Putri Padang Panjang

19.   Rombongan Ponpes Putri Darul Marhamah Bogor

20.   Rombongan Ponpes Baitul Arqom Balung Jember

21.   Rombongan Ponpes La Tansa Banten

22.   Rombongan Ponpes Al-Hasyimiyah Cilegon Banten

23.   Rombongan Ponpes Al Amin Madura

24.   Romongan Majelis Ta’lim Emha Ainun Najib

25.   Romongan Majelis Ta’lim Sidoarjo

26.   Romongan Majelis Ta’lim Al-Islam Babat Jombang

27.   Romongan Majelis Ta’lim Salatiga

28.   Romongan Majelis Ta’lim Malang

29.   Madrasah Aliyah Negeri Sukoharjo

30.   Madrasah Aliyah Khairuddin Malang

31.   SMU Muhammadiyah Solo

32.   Yayasan Al Khairiyah Surakarta

33.   Dosen STAIN Malang

34.   Kru Televisi Pendidikan Indonesia Jakarta

Pembangunan

Kegiatan pembangunan, rehab, dan maintenance  yang dilaksanakan Pesantren Putri Gontor 1 pada tahun ini adalah:

         1.         Pembangunan 2 unit gedung untuk kelas.

         2.         Pembangunan kamar mandi dan WC.

         3.         Pembangunan Midho’ah (Tempat Wudlu)

         4.         Rehab perumahan guru

         5.         Rehab asrama; Rayon Pakistan, al-Azhar, dan Santineketan.

         6.         Perluasan jalan.

         7.         Perbaikan saluran air.

         8.         Rehab kamar mandi.

         9.         Rehab perumahan dosen Barat. 

 Keseluruhan kegiatan tersebut menelan biaya sebesar Rp. 741.711.426,-.

 PEMBANGUNAN BALAI PERTEMUAN

Keluarga Besar Pesantren Putri Gontor pada tahun ini bisa bernapas lega, karena cita-cita yang sejak awal-awal berdirinya Gontor Putri 1 untuk memiliki balai pertemuan pada tahun ini akan tercapai. Hal ini berkaitan dengan telah dimulainya pembangunan balai pertemuan Gontor Putri 1 sejak tanggal 11 April 2003 yang lalu, diawali dengan peletakan batu pertama oleh Bapak Taufik Kiemas yang datang ke Gontor Putri 1 bersama beberapa menteri RI.

Pembangunan balai pertemuan berukuran 70 m x 50nm dengan daya tampung 3500 orang ini menurut rencana akan selesai pembangunannya dalam waktu 8 bulan, dan akan menelan biaya sebesar Rp. 4 milyar. Keseluruhan biaya tersebut disanggupi dan diusahakan oleh Bapak Taufi Kemas, demikian kata Taufik Kiemas dalam sambutannya, sambil meyakinkan hadirin bahwa hutang beliau kepada Gontor sudah selesai jika pembangunan balai pertemuan ini telah selesai dan sudah beliau resmikan.


KEMBALI KEAWAL

 | Berita Keluarga | Kader Pondok Modern | Tamu Pondok Modern | Aneka Ragam |

Copyright©Darussalam Press 2003

Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo Jawa Timur Indonesia

Phone: (0352) 311739

Webmaster Husain Yapono Email: husyap@yahoo.com