Make your own free website on Tripod.com


Derap Kepramukaan

GONTOR KIRIM KONTINGEN
KE JAMBORE DUNIA XX DI THAILAND

Bagi Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), kegiatan kepramukaan penting artinya sebagai sarana pendidikan kepribadian dan mental, bekal bagi para santri dalam hidup bermasyarakat.

Pada masa lampau, di bawah pembinaan langsung K.H. Ahmad Sahal, pramuka PMDG bernama Pandu "Bintang Islam". Sejak itu pula, pendiri PMDG telah mewajibkan seluruh santrinya aktif dalam kegiatan kepramukaan. Karena itu, seluruh santri Pondok Modern adalah Pramuka. Kegiatan ini, sekarang, ditangani oleh organisasi yang disebut Koordinator Gerakan Pramuka Gugusdepan (gudep) 15089, PMDG, di bawah bimbingan Majelis Pembimbing Koordinator Harian (Mabikori), dan Majelis Pembimbing Gugusdepan (Mabigus).

Koordinator Gerakan Pramuka PMDG mengkordinir 10 gudep dan 6 andalan (bagian organisasi), yaitu Andalan Koordinator Urusan Kesekretariatan (Ankuset), Andalan Koordinator Urusan Keuangan (Ankukuang), Andalan Koordinator Urusan Latihan (Ankulat), Andalan Koordinator Urusan Kedai Pramuka (Ankukedap), Andalan Koordinator Urusan Perpustakaan (Ankuperpus), dan Andalan Koordinator Urusan Perlengkapan (Ankuperkap).

Laporan Pertanggungjawaban dan Serah Terima Jabatan

Pergantian pengurus Koordinator Gerakan Pramuka dari pengurus lama siswa kelas VI kepada pengurus baru siswa kelas V dilaksanakan setelah masa bakti satu tahun pada tanggal 29 Juni 2003/28 Rabi’u al-Tsani 1424. Pada tahun 2003 – 2004 terpilih sebagai ketua Koordinator Hanafi Rahman (Bali) dan Fathurrahman (Jakarta). Seperti juga OPPM, Laporan Pertanggungjawaban dan Serah Terima Jabatan tersebut dihadiri oleh Bapak-bapak Pimpinan Pondok, seluruh Mabikori, Mabigus, dan seluruh andika pramuka.

Perkemahan Kamis Jum‘at

Untuk mempererat ukhuwwah dan meratakan pengalaman, diadakan kegiatan Perkemahan Kamis-Jum‘at (Perkajum), yang diikuti oleh pramuka penggalang dan penegak, secara bergiliran. Tujuannya, sebagai media proses pendidikan di alam terbuka untuk memantapkan mental, moral, fisik, emosial dan sosial santri. Dalam Perkajum tersebut tidak hanya digelar kegiatan kepramukaan saja, melainkan juga bakti sosial, sebagai syi’ar Pondok kepada masyarakat. Kegiatan Perkajum ini diadakan 2 kali dalam setahun, di desa Pager pada tanggal, 25 Dzulhijjah 1423 dengan jumlah peserta 500 andika, dan di desa Grogol pada tanggal 4 Rabi’u-al-Tsai 1424 dengan jumlah peserta 300 andika. 

LP3 antar Pondok Alumni se-Indonesia ke-15

Untuk membina dan mempererat ukhuwwah dengan pondok-pondok alumni, dan untuk memeriahkan acara pekan perkenalan “Khutbatul ‘Arsy” diadakanlah Lomba Perkemahan Penggalang Penegak (LP3) antar Pondok Alumni se-Indonesia ke-15 di PMDG, yang berlangsung selama 4 hari, sejak 29 Syawwal s.d. 2 Dzulqo‘dah 1424. Selain 10 gudep di PMDG, terdapat 10 kontingen pondok alumni dan cabang yang ikut memeriahkan acara ini, yaitu: Darul Abror (Sulawesi Selatan), al Amanah al Gontory (Bogor), Darul Istiqomah (Bondowoso), Darussalam (Subang), Darel Qolam (Gintung), Babussalam (Madiun), Darul Ma’rifat (Kediri), Darul Qiyam (Magelang), Darul Muttaqin (Banyuwangi) dan Gontor 2 (Ponorogo). Sebagai juara umum dalam kegiatan ini Pondok Modern Darul Qolam (Gintung), sedangkan sebagai juara favorit adalah Pondok Modern ‘Darul Ma’rifat’ Gontor 3 Kediri.

Lomba Amsus dan Pembina

Dalam rangka memeriahkan Hari Pramuka, pada tanggal 14 Agustus 2003 digelar Lomba Ambalan Khusus (Amsus) dan Pembina Gudep. Lomba dalam berbagai kegiatan kepramukaan dan permainan ini bertujuan memacu daya saing positif antar peserta lomba.

Lomba Tingkat I

Untuk meningkatkan kegiatan kepramukaan di PDMG, diadakan Lomba Tingkat I (LT I), yaitu Lomba antargudep yang ada di PMDG, di mana setiap gudep mengutus 1 regu penggalang dan 1 sangga penegak. Materi yang dilombakan dalam LT ini antara lain: LKBB, morse, semaphore, sandi-sandi, pioneering, dan P3K. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 1 Agustus 2003 dan keluar sebagai pemenangnya gudep 15089/9.

Kursus-kursus Kepramukaan

1.       KMD
Sebagai upaya peningkatan kualitas dan kuantitas pembina pramuka di PDMG, maka Gudep 15089 bekerjasama dengan Kwarcab. Ponorogo menyelenggarakan Kursus Mahir Tingkat Dasar yang lazim disebut Kursus Mahir Dasar (KMD). Kursus ini diikuti oleh seluruh siswa Kelas V, sebanyak 824 orang. Kegiatan ini berlangsung selama 7 hari dari tanggal 31 Januari s/d 6 Februari 2003, 4 hari di kampus pondok dan 3 hari di luar kampus pondok, yaitu di lapangan Gontor 2, Madusari, Siman Ponorogo.

2.       MPP
Setelah mengikuti KMD, para peserta menjalani masa pengembangan dan pemantapan (MPP). Dalam prakteknya, setiap peserta menjadi pembina gudep di satuannya masing-masing setiap hari Kamis selam 6 bulan.

3.       KML
Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan yang lazim disebut Kursus Mahir Lanjutan (KML) diperuntukkan bagi santri yang telah mengikuti KMD dan telah melaksanakan Masa Pengembangan dan Pemantapan (MPP). Peserta kursus ini sebanyak 282 orang, terdiri dari 277 siswa kelas VI, dan 5 bapak guru KMI. Kegiatan ini dilaksanakan selama 8 hari (tanggal 13 – 20 Juni 2003), 4 hari di dalam kampus dan 4 hari di luar kampus, yaitu di desa Sedah, Kec. Jenangan, Ponorogo.

4.       SAR
Untuk mengisi liburan pertengahan tahun dengan kegiatan yang lebih bermanfaat, Majelis Pembimbing Koordinator Harian (Mabikori) mengadakan kursus SAR (Search and Resque). Kegiatan yang diikuti oleh 67 perseta, terdiri dari 2 guru KMI dan 65 siswa KMI ini dilaksanakan di  Lapangan Udara Iswahyudi Maospati Madiun selama 8 hari (tanggal 12 – 19 Mei 2003), bertindak sebagai pelatih satuan Paskhas Lanud Iswahyudi. Dalam kegiatan tersebut, para peserta dilatih cara penyelamatan atau penemuan seorang yang hilang di wilayah daratan. 

5.       Dianpinsa dan  Dianpinru
Koordinator Gerakan Pramuka mengadakan Gladian Pemimpin Sangga (Dianpinsa) dan Gladian Pemimpin Regu (Dianpinru) untuk 300 pemimpin sangga dan pemimpin regu dari seluruh gudep di PMDG 1 pada tanggal 19 – 24 Juli 2003. Dalam kegiatan yang dimaksudkan untuk memantapkan keilmuan dan ketrampilan dalam berbagai kegiatan kepramukaan bagi para pemimpin sangga dan regu tersebut, para peserta dilatih tentang kecakapan, ketangkasan, dan ketrampilan dalam memimpin satuannya.

6.       Praktek Pengayaan Lapangan
Praktek Pengayaan Lapangan (PPL) adalah kegiatan praktek membina satuan bagi siswa kelas IV dan III Intensif sebagai sarana latihan dan persiapan membina satuan. Jumlah peserta dalam praktek ini sebanyak 1092, terbagi  dalam 3 gelombang, setiap hari Kamis.  Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 10 - 31 Juli 2003, setiap hari Kamis. 


Marching Band Gontor ikuti Hamengkubuwono Cup 2003

Setelah tahun lalu mendapat kesempatan untuk tampil dalam acara Parade Senja di Istana Merdeka, atas undangan Presiden RI, Marching Band PMDG, Gema Nada Darussalam (GND) pada tahun ini mengikuti Kejuaraan Marching Band Tingkat Nasional “Hamengkubuwono Marching Band Championship 2003,” (HB Cup 2003) di lapangan Mandala Krida Yogyakarta pada tanggal 9 – 13 Juli 2003.

Pada HB Cup 2003 ini, GND berhasil memboyong 14 piala dari berbagai kategori penilaian, baik perorangan maupun kelompok. Di antara prestasi yang diraih adalah Juara I Lomba Parade, Juara I Colour Guard untuk Style Marching Band, dan Juara II Divisi A untuk Style Marching Band.

Kontingen Gontor di Jambore Dunia Thailand

Sebagai bukti, bahwa pramuka PMDG berkualitas internasional, PMDG mengirim kontingen pramuka penggalang ke Jambore Dunia ke-20, yang berlangsung pada tanggal 28 Desember 2002 – 8 Januari 2003, di negeri Gajah Putih, Thailand.

Kontingen pramuka penggalang ini, terdiri dari 18 orang, yaitu: M. Fathurrahman, Saiful Bahri, Rizki M. Ramdhan, Ahmad Ramdhan, A. Shidiq Shohibul Wafa, Ahmad Faqih, Amin Nasrullah, Nur Ali Azhar, Abdul Mufid, Khaidir Rozi, Salman Al Farisi, Kamal Khusaini, Lazuardi Nurul Ilhami, M. Johan Pratama, Dimas Rezananta, Firman Arifandi, Ahmad Jenggis, dan Fikhris Hidayat. Mereka didampingi oleh 3 pembina pendamping, yaitu: H. Noor Syahid, S.Ag.,       H. Fairuz Subakir, M.A., dan H. Raimond Rais serta 4 anggota International Service Team (IST), yaitu: M. Musyaffak, S.Ag., M. Nurkholiq al-Mansury, M. Tajuddin al-Afghany, M. Idrus Fakhruddin, dan Reza Azhari.

Kontingen berangkat dari Gontor pada tanggal 21 Desember 2002 menuju Pusat Lembaga Pendidikan Kader Pramuka Nasional (LEMDIKANAS) Taman Wiladatika Cibubur Jakarta Timur, untuk mengikuti penataran dan bertemu dengan seluruh kontingen Indonesia yang berjumlah 19 kontingen terdiri dari 420 orang. Kontingen dilepas oleh Presiden Republik Indonesia di Istana Merdeka, Senin 23 Desember 2002 dan baru meninggalkan Tanah Air 4 hari kemudian setelah dilepas oleh Ka Kwarnas Ka Sundoro Syamsuri di depan Gedung Ki Hajar Dewantara. Jambore Dunia tersebut diikuti oleh 142 negara, yang menempati areal seluas 1200 hektar, di kawasan Pantai Pattaya, Thailand.

Selain acara jamboree tersebut, kontingen dari PMDG  juga mengadakan kegiatan-kegiatan lain seperti:

1.       Silaturrahim dengan IKPM Cabang Malaysia di Kuala Lumpur;

2.       Kunjungan ke International Islamic University of Malaysia (IIUM);

3.       Kunjungan ke Pusat Matrikulasi UIA di Petalling Jaya;

4.       Kunjungan ke Pusat Pemerintahan Malaysia, Putra Jaya;

5.       Kunjungan ke Masjid Nagara dan Dataran Merdeka, Kuala Lumpur;

6.       Kunjungan ke Taman Tasik Titi Wangsa, Kuala Lumpur;

7.       Kunjungan ke Gedung Petronas, KLCC Tower, Lot 10, PJ Street, Central Market, dan Twins Tower di Kuala Lumpur;

8.       Silaturrahmi dengan FMSA di Singapore;

9.       Kunjungan ke Pusat Dakwah Islam di Masjid Daarul Aman, Changi, Singapore;

10.   Kunjungan ke Singapore Science Center, Masjid Sultan, Arab Street, Bugis Plaza, Musthafa Center, Melayu Village, Orchad Road dan Tugu Merlion.

Rombongan tiba kembali di Tanah Air, Rabu 14 Januari 2003, dan kembali ke PMDG pada tanggal 17 Januari 2003.

 Intensifikasi Andalan Koordinator Gerakan Pramuka

 Intensifikasi aktifitas tiap-tiap andalan dalam tubuh Koordinator Gerakan Pramukan PMDG pada tahun ini ditingkatkan dengan adanya evaluasi, dan koordinasi oleh staf Mabikori baik rutin setiap bulan maupun secara berkala. Berikut data kegiatan per andalan Koordinator:

DAFTAR TUGAS POKOK TIAP ANDALAN
KOORDINATOR GERAKAN PRAMUKA PMDG

No

Nama Andalan

Jumlah Pengurus

Tugas Pokok

1

Ketua

2

1 Menetapkan mekanisme kerja antar andalan

2 Bertanggungjawab atas stabilitas organisasi gerakan pramuka koordinator Gugus Depan 15089

3 Mengontrol administrasi tiap andalan

2

Ankuset

2

1 Mencatat keluar masuknya surat

2 Mencatat kejadian-kejadian penting

3 Menyimpan arsip-arsip penting

4 Mendata anggota dan pembantu pembina di tiap Gudep

3

Ankukuang

2

1 Mengurusi pembayaran iuran

2 Menjaga dan menambah barang inventaris

3 Mengatur keluar-masuknya uang Koordinator

4

Ankulat

13

1 Bertanggungjawab atas jalannya latihan kepramukaan

2 Mengatur tempat latihan tiap-tiap gudep

3 Bekerjasama dengan pembina gudep dalam melaksanakan latihan kepramukaan

4 Memelihara dan menambah barang inventaris andalan

5

Ankuperkap

4

Memelihara dan melengkapi  barang-barang inventaris Koordinator

6

Ankuperpust

4

1 Membuka perpustakaan sesuai jadwal

3 Mengatur klasifikasi buku-buku perpustakaan

4 Menambah serta menjaga koleksi buku perpusatakaan

5 Meningkatkan minat baca andika dan pembina

7

Ankukedap

6

1 Membuka kedai pada waktu yang ditentukan

2 Melengkapi dan menjaga barang dagangan


KEMBALI KEAWAL

 | Berita Keluarga | Kader Pondok Modern | Tamu Pondok Modern | Aneka Ragam |

Copyright©Darussalam Press 2003

Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo Jawa Timur Indonesia

Phone: (0352) 311739

Webmaster Husain Yapono Email: husyap@yahoo.com